PENERAPAN DALAM MENGEDUKASI PEMBUKUAN MANUAL PADA KELOMPOK UMKM DI DESA TELUK SASAH
Keywords:
Edukasi; Pembukuan; AkuntansiAbstract
Banyak pelaku UMKM di daerah terpencil atau dengan keterbatasan sumber daya masih mengandalkan metode pembukuan manual. Edukasi tentang pembukuan manual berperan penting untuk membangun pemahaman dasar mengenai pencatatan keuangan yang terorganisir dan terstruktur, yang akan menjadi landasan yang kokoh bagi pemilik usaha sebelum beralih ke sistem digital. Tujuan dari artikel pengabdian ini adalah untuk membahas mengenai upaya untuk mengedukasi guna penerapan pada pembukuan manual kepada 7 pelaku UMKM di Desa Teluk Sasah. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan program pembukuan manual adalah survei, wawancara, dan pendampingan secara langsung kepada pelaku UMKM. Hasil dari pengabdian kepada pelaku UMKM adalah peserta mendapatkan pemahaman tentang pencatatan transaksi keuangan secara sistematis, penggunaan buku kas, dan cara menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP), serta prosedur pengajuan pinjaman untuk modal usaha.
A B S T R A C T
Many MSME actors in remote areas or those with limited resources still rely on manual bookkeeping methods. Education on manual bookkeeping plays an important role in building a basic understanding of systematic and structured financial recording, which will serve as a strong foundation for business owners before transitioning to digital systems. The purpose of this community service article is to discuss efforts to educate and implement manual bookkeeping for 7 MSME actors in Teluk Sasah Village. The methods used in implementing the manual bookkeeping program include surveys, interviews, and direct mentoring for the MSME actors. The results of this community service to the MSME actors are that participants gained an understanding of systematic financial transaction recording, the use of cash books, how to calculate the Cost of Goods Sold (COGS), and the procedures for applying for business capital loans.








